WAHDI SUMANTA PELUKIS PEMANDANGAN
INDONESIA.
Pada
tahun 1994 di Galeri Hidayat Jalan Sulanjana 36 Bandung diadakan pameran
Lukisan Wahdi Sumanta. Pelukis ini lahir di Bandung pada bulan Oktober 1917 dan
sejak di Sekolah Dasar (HIS) telah menunjukkan bakatnya sehingga mendapat
perhatian dari pimpinan lembaga yang menyelenggarakan sekolah itu. Ketika tamat
sekolah oleh pimpinan lembaga dibiayai untuk belajar melukis kepada pelukis
Abdullah Soerjosoebroto, yaitu ayah dari pelukis Basuki Abdullah.
Pengaruh
gurunya tampak pada lukisan-lukisan Wahdi. Wahdi seangktan dengan
pelukis-pelukis Affandi, Barli, Hendra dan Sudarso.
Pameran-pameran
yang dilakukannya adalah pada tahun 1934 di Pendopo Kabupaten Bandung, kemudian
pada tahun 1944 di Alun-alun Bandung.
Pada tahun 1974 atas dorongan pelukis Affandi, Wahdi menyelenggarakan
pameran tunggal di Balai Budaya Jakarta. Tahun berikutnya 1975 Wahdi
menyelenggarakan pameran bersama Affandi, Barli, Sudarso di Sanggar
Sangkuriang, Bandung.
Pada
tahun 1978 atas sponsor penulis Ayip Rosidi, Wahdi Sumanta menyelanggarakan
pameran tunggal di Balai Budaya dan pada tahun yang sama membuat
pameran reuni bersama Affandi, Barli,
Sudarso dan Hendra di Taman Ismail Marzuki Jakarta.
Lukisan-lukisan
itu dicetak pada brosur yang dapat dibeli pada waktu pameran di Galeri Hidayat
15-25 Oktober 1994. Lukisan yang terpampang disini berasal dari brosur tersebut.
Wahdi adalah pelukis besar yang mengamati alam yang diberikan oleh Allah,
Parahiyangan.
Sardjono Angudi
angudiwatugiri@gmail.com
angudiwatugiri@gmail.com
07/2012m revised 02/2023
Gambar 1: Pura Batu Bolong, 1988
Gambar 6: Neglasari, Garut, 1980
Gambar 8: Senja di Cikurutug, 1994
No comments:
Post a Comment